Jalan Berliku Di Dusun Separuh Kota

Gia, hari ini adalah hari yang penuh fantasi dan suka cita! Walaupun listrik mati seharian n warnet nggak ada yang buka tapi…

Tadi, saya dan beberapa lagee pemimpi yang sederajat dengan saya pergi menjelajahi dunia yang baru lagee asing buat kami hanya dengan mengendarai sepeda motor butut tua usang masing2. Ya, perjalanan memang sangat menyenangkan. Kami berlari dan bermain di sungai Kampar layaknya manusia yang tanpa beban (emang nggak ada beban). Ah, fresh rasanya!

Saya berlari bebas mengejar angin sembari membawa botol di jemari saya yang bersih lagi halus ini (hoexxx, PD banget!!!). Tahu nggak buat apa ? Buat nangkep ikan kecil2 di pinggir sungai. Truz, kami bermain dan bercanda ria bersama Mr. Kerbau yang sepanjang hidupnya makan melulu.

Truz, menyebrangi jembatan gantung yang ngeri bin menakutkan de el el lah. Juga ngeliat sawah dengan padi yang menguning semua dari puncak RCTI (nama kerennya, kami yang ngasih nech! Habisnya mirip bengat sama sawah yang di RCTI)

Tapi, tahu nggak yang bikin saya sangat terkesan ??

Kampung yang kami kunjungi itu (nggak tau namanya) sanagt jauh dari pusat keramaian kota dan signal HP hilang2 timbul. Tapi, teta paja ada ponsel disitu.

Jujur, sebenarnya saya sangat sedih. Ketika saya melihat seabrek anak2 remaja sedang berkumpul sambil memegan rokok, HP berkamera, dan beberapa botol minuman (nggak tau entah beralkohol ato nggak) dan balok2 domino. Rambutnya dibuat seperti h_style yang lagee ngetrend banget. Dengan jambul merah disana-sini. Beberapa piercing di telinga, dan ah saya nggak sanggup ngeliatnya…

Truz, karena hari udah ashar dan kami belom shalat. Kami cari bangunan yang bisa buat nompang shalat bentar. Alhasil setelah 30 menit mencari, NIHIL. Kami cuma ketemu, sebuah musalla yang usang, kayunya udah lapuk dan dimakan rayap. Pokoknya, nggak layak pakai!!!!

Bangunan2 di dusun itu. ya, ampun!!!! Memang masih bisa disebut rumah sederhana tapi extra sederhana. Anehnya, ada sebuah rumah yang tinggi menjulang dan mencolok di area itu. nggak tahu rumah sapa, tapi rumah itu kayaknya menghisap semua aura dari rumah2 laennya. And, nggak satupun saya temukan rumah lontiok (rumah adat di sini) di dusun itu. Sepertinya, semua telah melupakan adat istiadat nenek moyang…

Salut untuk budaya barat yang udah segitu hebatnya bisa menembus dinding tebal iman masyarakat. Padahal, masyarakat kami terkenal sebagai suku yang memegang teguh istiadat. Tapi kemana pergi semuanya ? Saya masih ingat sad pepatah yang bilang kalau “adat bersanding syarak, syarak bersanding kitabullah”. Tapi, mana semuanya ??

Kita sudah terpengaruh globalisasi. Mulai dari cara makan hingga menikah sudah diatur sejak zaman saetu (zaman dahulu kala). Tapi hanya dengan sekali cetek TV, semuanya berubah!!!!!!

Tak terdengar lagi, bunyi talempong (alat musik sejenis gamelan) atau mayeyek lagi (sejenis bersenandung dan bersyair). Dimana letaknya gong ? Yang terngiang hanya, rambas gitar listrik dan tabuhan drum yang memperdengarkan lagu2 tak karuan dan arrogant. Hanya itu….

Mungkin sungai Kampar sudah sangat merindukan lagu2 batobo (turun ladang bersama) dari para anak daro kita. Sabarlah, saya akan berusaha membangkitkan kebudayaan Kampar seperti sedia kala. Tapi, tidak melupakan pendidikan dan kemajuan tekhnologi….

Advertisements

5 thoughts on “Jalan Berliku Di Dusun Separuh Kota

  1. saya yakin kamu punya bakat seni dan menulis yang baikk, terusssslah gali potensi kita …., salam kenal yach..

  2. TE INGEK MASO DO OLU (BAHASA BANGKINANG)

    U R VERY COOL FRIEND.
    apa yang ku baca diatas sangat 2 mengingat kan ku pada kenangan lalu.jaman baulak kekekekeke.
    banyak kenangan melintas di pikiran ku saat membaca tulisan mu.

    dikala bulan puasa datang.masyarakat pekan baru berbondong 2 datang ke bangkinang hanya untuk mandi balimau.nama tempat nya saya lupa.banyak tempat disana untuk mandi balimau.sampai 2 jalan menuju kesana jadi macet total.saya ingat .sangking macetnya saya sampai jam3 subuh kerumah.langsuang sahur de…..

    da lama tak kesana.jadi rinduuuuu nech……
    saya tahu….kesuksesan tak hanya datang dengan sendirinya.harus di barengi niat …doa….usaha…..dan kesabaran….semoga allah swt memberi jalan yang mudah untuk niat fantasticdreams5.
    aaamiiin…..

  3. taragak…..taragak…..
    tanah minang selalu maimbau, wangi alam tanah datar selalu tercium…..

    Amaaaaak…………nantian buyuang plg, mambaok piti sakaranjang, jalanlah ma-engkang, dek dituduah maliang……padahal buyuang manggaleh nasi padang…….

    Amaaaaakkk…………luv u…..

    salam jabek arek dari fadly buyung, buat semua dunsanak dirantau, ingat ya, fadly buyung bukan buyungnya fadly…..

    Ha….Maksud lho…..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s