Kesempatan Kedua

Detik demi detik terus berlalu. Jam yang menempel di dinding terus saja menggerakkan bandulnya ke kiri dan kekanan. Sepertinya jam itu sedang menertawai diriku. Memang aku pantas untuk ditertawakan, bahkan Andi juga menertawai diriku. Padahal ia tahu bahwa dalam perutku yang membuncit ini terdapat asa dan harapannya. Tertawaan jam itu membuatku mesti menyapu keringat dan [...]

Al-Fitna Al-Kubra…

“Apakah kau pungkiri kekuasaan Allah ?”

 AL-FITNAH AL-KUBRA
Astaughfirullah! Ya, Allah berikanlah pintu taubat mu kepada kami ya Allah.
Beberapa menit yang lalau saya mengunduh dan melihat dengan mata kepala saya sendiri film versi antek-antek iblis di Belanda. Jujur, sebagai seorang Moslem saya sangat sakit hati dan tertusuk sekali. Al-qur’an adalah pedoman hidup kita, namun dengan [...]

Teruntuk Pemerintah Dari Rakyat yang Terlupakan

Posting-an kali ini serius banget lo!!! Inilah sisi romantis, sok puitis, and kritis ala blog ini. Silahkan>>>>>>>>> 

 
Puisi  ini adalah wujud kekecewaan terhadap kehidupan rakyat-rakyat kecil yang tinggal di tepi sungai Siak (Pekanbaru) 
Senandung Negri Payung Sekaki
By Cakil Biru (Fantastic Dreams 5) 
Negri Payung Sekaki
Elok  Si Tambatan hati
Makmur, masyur di seluruh negri 

Tapi di pinggir sungai siak
Tepian yang tak [...]

 
 

 
 
Detik demi detik terus berlalu. Jam yang menempel di dinding terus saja menggerakkan bandulnya ke kiri dan kekanan. Sepertinya jam itu sedang menertawai diriku. Memang aku pantas untuk ditertawakan, bahkan Andi juga menertawai diriku. Padahal ia tahu bahwa dalam perutku yang membuncit ini terdapat asa dan harapannya. Tertawaan jam itu membuatku mesti menyapu keringat dan [...]

Wahai Wujud Ku

Darah merahku
Diamlah engkau ditubuh rapuhku
Membela disaat ku layu
Menerjang ombak dihadapku
 
Tangan pudarku
Jangan pernah kau genggam yang hitam
Mengayunlah disetiap langkahku
Tak kuizinkan kau sembunyi dibalik salahmu
 
Dua kaki ku
Melangkahlah kau kerumah tuhan
Pijakkan dirimu setibanya
Bertekuklah engkau dihadap-Nya
 
Mataku yang bisu
Pandangi perkataannya
Ucapan yang sangat mulia
Tiada sanggup terkalahkan pujangga
——————————————————————————————Thanks To : Kak Rio Armansyah for this poetry