Posted on May 10, 2008 by fantasticdreams5
Gia, hari ini adalah hari yang penuh fantasi dan suka cita! Walaupun listrik mati seharian n warnet nggak ada yang buka tapi…
Filed under: Agamaku, Berguna, Derita, Gerutu ku, Rakyat Kecil, Renungan, Serampangan, Tak Berkategori, agama, asa, cemerlang a, cita-cita, curhat, keinginan, lelet, misi, ngawur, olok-olok, peristiwa, putih hati, suara hati, visi | Tagged: cita-cita, harapan, kebudayaan, keinginan | 5 Comments »
Posted on April 24, 2008 by fantasticdreams5
Myspace Islam Graphics
Baiklah, kali ini saya akan menuliskan seuntai kata-kata yang mungkin biasa saja bagi orang lain, tetapi ini adalah buah pemikiran dan hati dari seorang seperti saya. Renungan demi renungan menyelimuti khazanah fikir saya demi mencari sebuah kebenaran dan kepahaman. Saat ini mungkin anda akan berpikir bahwa saya ini sok puitis atau apalah, tapi [...]
Filed under: Agamaku, Berbahaya, Berguna, Derita, Gerutu ku, Renungan, Serampangan, Untuk Pemerintah, agama, bahaya, curhat, gila, islamisasi, kebodohan, lelet, ngawur, olok-olok, virus pkiran | 2 Comments »
Posted on April 19, 2008 by fantasticdreams5
Hmm…! Apa kabar semua ??? Baek-baek kUan ???
Aku lagi capeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek bE-gE-Te nech! Soalnya habis berjuang di seleksi OSN tingkat kabupaten. Wuih, soalnya ngeri man! Apa lagi pas DNA dan RNA, mana ngerti saya. But, do’a-in saya lulus yach?? Mau tau kelanjutannya ?
Nah, setelah selesai perjuangan ceritanya aku langsung membuka [...]
Filed under: Berguna, Gerutu ku, IT, Ilmiah, Renungan, Serampangan, Tak Berkategori, agama, cemerlang a, codecs and graphics, curhat, gila, java, kebodohan, komputer, lelet, ngawur, olok-olok | 3 Comments »
Posted on April 4, 2008 by fantasticdreams5
“Apakah kau pungkiri kekuasaan Allah ?”
AL-FITNAH AL-KUBRA
Astaughfirullah! Ya, Allah berikanlah pintu taubat mu kepada kami ya Allah.
Beberapa menit yang lalau saya mengunduh dan melihat dengan mata kepala saya sendiri film versi antek-antek iblis di Belanda. Jujur, sebagai seorang Moslem saya sangat sakit hati dan tertusuk sekali. Al-qur’an adalah pedoman hidup kita, namun dengan [...]
Filed under: Berguna, Derita, Gerutu ku, Renungan, Serampangan, Tak Berkategori, agama, bahaya, cemerlang a, curhat, gila, indonesia, islamisasi, kebodohan, nggak berguna, olok-olok, peristiwa, puisi, sastra, sejarah, yahudi | 3 Comments »
Posted on February 11, 2008 by fantasticdreams5
>>Tingkat mual terdeteksi<<
Hmm…..hari ini aku seneng banget loch! Mau tahu kenapa ? Karena hari ini aku meraih gelar baru yang cukup membuat seorang manusia seperti aku ini tersanjung. Memamang sich gelar ini aku yang ciptain, but semua warga kampung Cemerlang A bersuka ria menyambutnya seperti kedatangan seorang Hokage baru.
>>Tingkat mual 1<<
Gelar itu adalah “Sesepuh para Penyihir”. Pasti [...]
Filed under: Derita, Gerutu ku, Renungan, Tak Berkategori, agama, curhat, gila, kebodohan, lelet, ngawur, peristiwa, puisi | Tagged: bangkit dari kubur, gila, hokage, ke-PD, kelahiran, kesepuhan, muntah, peristiwa, sesepuh | Leave a Comment »
Posted on January 26, 2008 by fantasticdreams5
Pagi ini aku bangun lebih lambat dari pada biasanya, tepat pada pukul 9 baru aja aku beranjak dari my dreamland. Habisnya mimpinya seru sich, ada adegan fighting segala! Gile…..keren bener tu mimpi! Mungkin karena nonton pilem jackie chan kali ya, makanya kebawa mimpi.
Masih dengan mulut bau, badan bau, and so pasti ketek bau aku langsung [...]
Filed under: Gerutu ku, Renungan, agama, curhat | 8 Comments »
Posted on January 9, 2008 by fantasticdreams5
Darah merahku
Diamlah engkau ditubuh rapuhku
Membela disaat ku layu
Menerjang ombak dihadapku
Tangan pudarku
Jangan pernah kau genggam yang hitam
Mengayunlah disetiap langkahku
Tak kuizinkan kau sembunyi dibalik salahmu
Dua kaki ku
Melangkahlah kau kerumah tuhan
Pijakkan dirimu setibanya
Bertekuklah engkau dihadap-Nya
Mataku yang bisu
Pandangi perkataannya
Ucapan yang sangat mulia
Tiada sanggup terkalahkan pujangga
——————————————————————————————Thanks To : Kak Rio Armansyah for this poetry
Filed under: agama, puisi, sastra | 2 Comments »